Dengan semangat juang literasi yang tinggi, Intang siap menjadi motor penggerak untuk membudayakan kebiasaan membaca di kalangan rekan-rekan sejawatnya.
Membaca Sebagai Petualangan Tanpa Batas
Bagi Intang, membaca bukan sekadar kegiatan menghabiskan lembaran kertas, melainkan sebuah petualangan untuk membuka jendela dunia baru. Hal ini tercermin dari motto dan slogan pribadi yang selalu ia pegang teguh:
Motto Literasi: "Dengan membaca, saya menjelajahi dunia tanpa beranjak dari tempat duduk."
Slogan Pribadi: "Satu Buku, Jutaan Ide, Tanpa Batas."
Kegemaran membaca Intang terpupuk dari kebiasaannya menyempatkan waktu membaca setiap hari, baik di perpustakaan sekolah maupun di rumah. Dari hobi ini, ia merasakan banyak manfaat positif: menjadi lebih percaya diri, kaya akan ide, serta semakin bersemangat dalam menggapai cita-citanya. Tak heran, teman-teman sekelasnya kerap meminjam buku atau meminta rekomendasi bacaan kepadanya.
Inspirasi Bacaan dan Karya yang Mengubah Hidup
Intang memiliki minat membaca yang beragam, mulai dari genre fiksi, sejarah, motivasi, hingga non-fiksi dan pengembangan diri. Beberapa penulis favoritnya di antaranya adalah Dhia'a Farah, Ardhi Mohamad, dan Anastasia Satrio, M.Psi., Psi.
Dari sekian banyak karya yang telah dilahapnya, buku berjudul "Kamu Tak Harus Sempurna" karya Anastasia Satrio, M.Psi., Psi. menjadi buku yang paling mengubah sudut pandangnya.
"Buku ini mengajarkan bahwa kita tidak harus menjadi sempurna untuk pantas dicintai, dihargai, dan berhasil. Yang terpenting adalah terus belajar, menerima diri sendiri, dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya," ungkap Intang mengenai buku favoritnya tersebut.
Visi & Misi Literasi Duta Baca 2025
Sebagai Duta Baca, Intang mengusung visi utama untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang literat, kreatif, inklusif, dan berkarakter, di mana setiap siswa menjadikan membaca sebagai gaya hidup.
Untuk mencapai visi tersebut, beberapa langkah misi siap dijalankannya:
- Digitalisasi Perpustakaan: Mempromosikan akses buku digital (e-book) agar membaca lebih praktis dan mudah dilakukan lewat gawai.
- Menghidupkan Suasana Perpustakaan: Menginisiasi program-program interaktif di perpustakaan sekolah seperti bedah buku dan klub baca.
- Literasi Digital yang Bijak: Mengedukasi teman sebaya agar tidak hanya gemar membaca buku fisik, tetapi juga cerdas menyaring informasi serta berliterasi secara positif di media digital.
- Pengembangan Rutinitas: Menumbuhkan kebiasaan membaca sebelum atau sesudah Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk mendukung prestasi akademik.
Program Kerja Unggulan
Guna merealisasikan misinya secara nyata, Duta Baca SMPN 38 Makassar 2025 telah menyiapkan tiga program kerja unggulan:


Tidak ada komentar:
Posting Komentar